Memulai kembali berlari

Morning-run-696x348
Lari sudah lama terkenal sebagai olahraga yang murah meriah dan dapat dilakukan semua orang. Anggapan ini sudah wajar karena olahraga lari tidak memerlukan peralatan khusus. Cukup kenakan baju, celana, dan sepatu yang nyaman. Baik tua maupun muda, siapapun bisa melakukannya. Tempatnya juga bisa di mana saja, mulai dari jalan sekitar rumah, gelanggang olahraga, hingga jalan raya saat car free day.
Dulu sebenarnya saya tidak terlalu suka olahraga lari, karena rasanya olahraga ini membosankan, sama seperti olahraga athletik lainnya. Tapi lama kelamaan saya mulai tertarik dengan olahraga ini. Mungkin karena dulu saya perlu fisik dan stamina yang cukup untuk olahraga saya lainnya, basket.
Manfaat berlari bagi kebugaran pun tak perlu dipertanyakan lagi. Sebagai salah satu bentuk latihan kardio, lari efektif membakar lemak, serta melatih pernafasan dan detak jantung agar tetap sehat. Hampir seluruh otot dalam tubuh digerakkan sehingga manfaatnya pun begitu nyata untuk kesehatan.
Saat ini lari lebih dari sekedar olahraga yang menyehatkan. Banyak fungsi lain dari lari yang membuat olahraga atletik ini sangat diminati masyarakat luas. Mulai dari sarana melatih diri hingga gaya hidup. Terlebih lagi sekarang banyak apps di smartphone yang mendukung olahraga berlari yang bikin makin semangat lari.

common-dreams-being-chased-1024x683

Banyak pula institusi dan komunitas memanfaatkan acara lari tidak hanya untuk kegiatan olahraga semata, melainkan juga sebagai sarana promosi atau kampanye. Tentunya kampanya untuk hal-hal positif seperti promosi pariwisata atau kegiatan sosial dan penggalangan dana.

Lari dapat dijadikan sebagai sarana untuk melatih diri seseorang untuk menjadi individu yang lebih baik dan lebih fokus dalam mencapai tujuan. Menjadi seorang pelari yang handal dan mampu menaklukkan jarak hingga puluhan bahkan ratusan kilometer bukanlah hal yang mudah. Butuh proses latihan dan kedisiplinan yang tinggi untuk mencapainya.

Oleh karena itu, proses untuk bisa berlari menaklukan jarak yang jauh ini bisa dimaknai lebih dalam sebagai sarana melatih diri untuk mencapai tujuan hidup. Seperti lari, butuh persiapan yang tekun dalam mencapai sesuatu dalam hidup. Lari pun bisa melatih seorang individu untuk semakin disiplin, tekun, dan konsisten.

Belakangan lari telah bertransformasi bukan sekadar olahraga melainkan telah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang, khususnya di kota-kota besar. Tentu ini adalah hal yang positif. Banyak komunitas lari bermunculan. Perhelatan lari pun banyak digelar, mulai dari sekedar fun run sampai perlombaan lari marathon.
Lari sebagai gaya hidup pun tak ayal mendorong konsumsi masyarakat. Penjualan pakaian olahraga, seperti baju, celana, sepatu, kaos kaki, dan aksesoris pelari lainnya. Demikian pula konsumsi masyarakat terkait keikutsertaan dalam ajang lari yang biasanya menarik biaya ratusan ribu rupiah. Tanpa disadari lari yang telah menjadi gaya hidup ini juga berperan dalam menggerakkan perekonomian.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai institusi baik pemerintahan maupun swasta seakan turut berlomba menyelenggarakan beraneka ragam perhelatan lari untuk menarik keikutsertaan masyarakat. Lari telah bertransformasi menjadi sarana promosi yang efektif. Banyak hal yang bisa dipromosikan melalui acara lari, mulai dari perayaan HUT suatu instansi, peluncuran produk, kegiatan sosial, dan tak ketinggalan pariwisata.
Advertisements

One thought on “Memulai kembali berlari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s