Sayang kepala apa dompet?

image

Berangkat dari banyak pertanyaan orang mengenai pentingnya helm, saya sedikit terusik dengan anggapan sebagian orang bahwa helm adalah perangkat yang dipakai ketika naik motor  hanya untuk menghindari tilang dari polisi. Saya sih kurang sependapat. Saya sendiri salah satu orang yang berpikiran bahwa helm adalah safety gear wajib waktu kita naik motor.
Pengalaman melihat banyak kecelakaan yang berakibat cidera di kepala membuat saya makin disiplin buat pakai helm, terutama helm full face. Bukan sok sokan atau gimana,  karena menurut saya helm half face rasanya kurang maksimal buat melindungi. Mungin karena saya sering liat orang kecelakaan, walaupun pakai helm (half face) bagian wajah masih saja kena cidera.
Kalau mungkin buat riding jarak dekat, ke pasar atau keliling kampung misalnya yang speed ridingnya gak terlalu tinggi okelah. Tapi kalau udah masuk jalur antar kota saya sendiri ga rekomen buat pakai half face.

image

“Beli helm mahal-mahal buat apa? Repotlah harus nenteng-nenteng helm kalo pas parkir, kalo ditinggal diparkiran juga khawatir takut ilang.”
Sepertinya itu yang sudah sering saya dengar dari banyak orang. Sebenarnya bukan masalah helm mahal atau murah, yang utama adalah memenuhi standar keamanan, SNI atau DOT yang betulan. Bukan SNI asal-asalan, karena sekarang banyak yang jual helm dipingiran jalan harga 50 rb udah ada embos SNI-nya. Kan gak logis, kalo kata orang jawa “ono rego ono rupo” (ada harga ada bentuk-barang *mungkin seperti itu :p ). Dengan harga segitu masak iya bisa dapat bahan yang bener-bener kuat buat lindungi kepala dari benturan?. Range harga buat helm half face pabrikan lokal ternama aja sekitar 200k-400k, masak iya helm harga under 100rb bisa dapat kualitas yang sama? Think again.

image

Keluarin bajet sedikit lebih banyak sepertinya lebih bijak dibanding beli helm abal-abal. Dengan sekitar 200k-400k sepertinya udah dapet helm bagus kok. Bagus dalam artian cukup aman buat proteksi kepala kita. Karena kepala kita jauh lebih mahal dari helm itu bro, yakin lah :D.
Yang bikin saya senang sekarang udah banyak komunitas helmet lovers, di grup-grup media sosial makin hari membernya semakin banyak. Menurut pemikiran sotoy saya, artinya makin banyak yang care sama pelindung kepala ini. Bahkan koleksi mereka lebih banyak helm-helm branded yang harganya bisa buat beli motor lagi, heheee…
image

Bagi beberapa kalangan, helm udah jadi gaya hidup. 1 orang bisa punya koleksi puluhan helm bagus. Namanya juga hobi, jadi selama suka ya tambah lagi koleksinya. Buat mereka helm bukan sekedar perangkat pelindung kepala, tapi karya seni.
Jadi, seberapa penting helm menurut anda?

Advertisements

6 thoughts on “Sayang kepala apa dompet?

  1. setuju mbah.. nek AKAP cen mending full face.. nek cerak half face cen mbangane ra nganggo.. pernah ngalami kecelakaan pas nggo full face alhamdulillah rapopo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s