Race In Peace #58

Kamis, 27 Oktober 2011, itu jadi hari duka untuk semua pengegum Marco Simoncelli. Setelah mengalami kecelakaan yang merenggut jiwanya di sepang, Malaysia pada hari Minggu, 23 Oktober 2011.

Dilaporkan ada ribuan fans sang 58 hadir untuk mengantar Supersic ke tempat perisitirahatan terakhirnya. Saya yang hanya salah satu dari ribuan pengagumnya hanya bisa menyaksikan melalui video streaming di situs internet.

Disana terlihat keluarga, rekan satu tim, teman-teman Simoncelli, dan juga pembalap MotoGp lain.

Di dalam gereja, di atas peti mati tempat Simoncelli berbaring diletakkan helm miliknya. Sementara di bagian kiri dan kanan peti diletakkan dua tunggangannya yakni motor 250cc Gilera dan Honda RC212V.

“Aku akan selalu mengenangmu. Maafkan aku karena berdebat denganmu,” tulis Jorge Lorenzo di buku kenangan. Sementara Rossi yang dikenal sebagai teman dekat Simoncelli menulis singkat “I miss you“.

“Kamu sangat tangguh dan selalu mendorong saya untuk selalu lebih cepat lagi,” tulis rival Simoncelli sejak di kelas 250 cc, Andrea Dovizioso.

Race In Peace Marco, have a nice ride to heaven.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s